Wisata Hutan Mangrove

6 01 2010

Bertepatan dengan Tahun Baru 2010, Jumat (1/1), pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, meluncurkan tempat wisata alam baru di Pantai Timur Surabaya, RW VII, Kecamatan Gunung Anyar. Namanya, Wisata Anyar Mangrove (WAM).

Menurut Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar, Senin (4/1), peluncuran WAM merupakan ide dari warga setempat yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Selain sebagai tempat rekreasi, diharapkan WAM juga menjadi area pelestarian dan penelitian hutan mangrove. Di sana, pengunjung bisa menggunakan perahu untuk melihat 15 jenis mangrove, 137 jenis burung, serta 7 jenis primata yang dilindungi.

http://www.berani.co.id/Artikel_Detail.aspx?ID=2616&URLView=default.aspx

Iklan




Wisata Anyar Mangrove dari Gunung Anyar untuk Surabaya

6 01 2010

Di awal tahun 2010, tepatnya 1 Januari 2010 pukul 20.30 wib, Walikota Surabaya Bambang DH melepaskan balon secara simbolis sebagai launching “Wisata Anyar Mangrove” di wilayah Gunung Anyar. Pelepasan balon ke udara yang bertulisan “Wisata Anyar Mangrove dari Gunung Anyar untuk Surabaya” ini disaksikan pula oleh Yusak Anshori (kepala Surabaya Tourism Board), Camat Gunung Anyar Kanti Budiarti, Lurah Gunung Anyar Tambak Jailani, pakar tata kota Johan Silas dan Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar Tambak, mewakili warganya yang menggagas acara ini.

Dalam sambutannya, Firman Arifin yang berprofesi sebagai dosen di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS) ini, menyampaikan bahwa ide atau gagasan dari warganya datang secara spontanitas. Dari ide dadakan ini panitia hanya  punya waktu dua pekanan untuk merealisasikannya. Baca entri selengkapnya »





Profil Wisata Anyar Mangrove (WAM)

4 01 2010

WAM Surabaya – Wisata Anyar Mangrove atau disingkat dengan WAM, adalah objek wisata baru di surabaya, tepatnya di daerah Gunung Anyar-Rungkut.

Area wisata yang berada di sekitar 2 KM ke arah timur kampus UPN ini, selain menonjolkan hutan mangrove yang alami, juga dilengkapi dengan binatang-binatang yang masih “perawan”, semisal monyet berekor panjang. Selain monyet, kita bisa menikmati berbagai spesies burung sepanjang perjalanan menuju area mangrove.

Di awal tahun 2010, tepatnya 1 Januari 2010 pukul 8.30 wib, Walikota Surabaya Bambang DH melepaskan balon secara simbolis sebagai launching “Wisata Anyar Mangrove” di wilayah gunung anyar. Pelepasan balon ke udara yang bertulisan “Wisata Anyar Mangrove dari Gunung Anyar untuk Surabaya” ini disaksikan pula oleh Yusak Anshori (kepala Surabaya Tourism Board), Camat Gunung Anyar Kanti Budiarti, Lurah Gunung Anyar Tambak Jailani, pakar tata kota Johan Silas dan Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar Tambak, mewakili warganya yang menggagas hutang mangrove ini untuk dijadikan objek wisata. Baca entri selengkapnya »





Wisata Mangrove Anyar Diresmikan

4 01 2010

GUNUNG ANYAR – Surabaya akan ketambahan tempat wisata baru. Tempat itu berada di daerah pesisir di Kecamatan Gunung Anyar. Tempat wisata tersebut bernama Wisata Anyar Mangrove (WAM).

Menurut rencana, pagi ini Wali Kota Bambang D.H. meresmikan tempat wisata itu. “Wisata Anyar Mangrove tak hanya milik warga Gunung Anyar, tapi juga warga Surabaya,” ungkap Kanti Budiarti, camat Gunung Anyar, ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (31/12).

Selain sebagai tempat rekreasi, WAM berposisi sebagai area konservasi dan penelitian. Sekarang telah banyak komunitas dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap mangrove. Dengan demikian, keberadaan hutan tersebut sangat membantu mereka dalam mempelajarinya. Baca entri selengkapnya »





Wisata Anyar Mangrove dari Gunung Anyar untuk Surabaya

4 01 2010

WAM Surabaya – Di awal tahun 2010, tepatnya 1 Januari 2010 pukul 8.30 wib, Walikota Surabaya Bambang DH melepaskan balon secara simbolis sebagai launching “Wisata Anyar Mangrove” di wilayah gunung anyar. Pelepasan balon ke udara yang bertulisan “Wisata Anyar Mangrove dari Gunung Anyar untuk Surabaya” ini disaksikan pula oleh Yusak Anshori (kepala Surabaya Tourism Board), Camat Gunung Anyar Kanti Budiarti, Lurah Gunung Anyar Tambak Jailani, pakar tata kota Johan Silas dan Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar Tambak, mewakili warganya yang menggagas acara ini.

Dalam sambutannya, Firman Arifin yang berprofesi sebagai dosen di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS) ini, menyampaikan bahwa ide atau gagasan dari warganya datang secara spontanitas. Dari ide dadakan ini panitia hanya punya waktu dua pekanan untuk merealisasikannya.

“Sebelumnya tidak ada rencana ntuk mengundang walikota. Tapi begitu proposal masuk ke kelurahan dan kecamatan, respon pemerintah sangat mengapresiasi ide dari warga perumahan wisma indah dua dan tirta agung. Bahkan kecamatan mensupport kami untuk mengundang walikota. Alhamdulillah akhirnya bapak walikota bersedia hadir”, ujar Firman. Baca entri selengkapnya »